Thursday, August 1, 2019

Mari Belajar Tentang Pengertian Topologi Jaringan, Macam-macam Topologi Jaringan, Serta Kelebihan dan Kelemahan dari Setiap Topologi

Artikel kali ini akan membahas mengenai macam-macam topologi jaringan yang sering digunakan, serta membahas kelebihan topologi jaringan dan kelemahan topologi jaringan dari tiap jenisnya. ada bermacam topologi jaringan, pada umumnya  topologi jaringan ini adalah dasar untuk membangun suatu jaringan dalam dan luar gedung. tentu kita harus mengetahui topologi jaringan apa yang akan digunakan dan mengetahui kelebihan dan kekurangan setiap topologi agar tidak salah menerapkan topologi untuk sebuah rangkaian jaringan

Pengertian Topologi Jaringan

mengetahui macam-macam topologi jaringan yang ada saat ini

Topologi Jaringan adalah sebuah istilah dalam menggambarkan hubungan antara klien ke server dan sebaliknya atau klien ke klien yang mana akan menjadi panduan dalam merancang sebuah jaringan baik dalam LAN, MAN bahkan WAN.

Macam-macam Topologi Jaringan


Ada 8 macam topologi jaringan yang sering digunakan, baik dalam skala besar maupun skala kecil. Serta akan di bahas kelebihan tiap-tiap topologi jaringan yang adan dan kelemahan masing-masing topologi jaringan.

Kedelapan topologi jaringan :


1. Topologi Ring (Topologi Jaringan Cincin)
2. Topologi Bus
3. Topologi Star (Topologi Bintang)
4. Topologi Mesh
5. Topologi Hybrid
6. Topologi Linier
7. Topologi Peer to Peer

Baiklah, kita akan kaji satu persatu dari setiap topologi jaringan yang ada dalam kedelapan daftar tersebut.

Topologi Jaringan Ring

kelebihan dan kekurangan dari topologi ring
Topologi Ring

Topologi jaringan ring merupakan topologi yang berbentuk ring atau cincin, dimana terbentuk karena konsep jaringannya ialah setiap titik terhubung ke dua titik lainnya sehingga membentuk lingkaran.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring (Cincin)

Kelebihan/Keuntungan Topologi Ring (Cincin)

  • Biaya instalasi cukup murah (Hemat kabel).
  • Tingkat kerumitan pemasangan rendah (Mudah dirancang dan diinstalasi).
  • jika dibandingkan dengan topologi bus, masalah kinerja masih lebih handal
  • Dalam Re-Confiigurasi dan pemasangan perangkat baru tergolong mudah
  • tergolong sederhana dalam pengiriman data karena perjalanan paket masih satu arah saja
  • Memungkinkan Nol Kesalahan dalam pengiriman data seperti tabrakan data transfer.
  • Mudah untuk melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan dalam jaringan karena menggunakan konfigurasi point to point.
  • Topologi Ring ini masih sangat peka pada setiap kemungkinan terjadinya kesalahan jaringan, dengan begitu apabila terjadi masalah di suatu node yang mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan. maka dapat diantisipasi dengan cara penerapan topologi cincin dual ring (Cincin Ganda).

Kelemahan/Kekurangan Topologi Ring
  • Topologi Ring dalam Pengembangan jaringan masih tergolong sulit, karena untuk menambah, mengubah dan memindahkan suatu perangkat jaringan bisa mempengaruhi keseluruhan jaringan ada.
  • Lebih sulit untuk dikonfigurasi daripada Topologi bintang.
  • Sangat ketergantungan pada jumlah nide/titik untuk hal kinerja dari komunikasi di dalam jaringan itu sendiri
  • Diperlukan pengelolaan serta penanganan khusus bandles
  • Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
  • Untuk Pengiriman paket data mungkin sedikit lambat karena paket-paket tersebut harus melewati setiap client untuk sampai ke penerima.

Topologi Bus

kelebihan dan kekurangan topologi bus
Topologi BUS

Topologi jaringan bus ini merupakan topologi yang menggunakan kabel tunggal dalam penyaluran transmisinya untuk menghubungkan ke server atau ke klien, namun topologi ini sangat bergantung dengan koneksi keseluruhannya, apabila terjadi kepadatan lalulintas aliran data, maka semua klien akan mendapatkan efek dan apabila ada satu koneksi atau node yang bermasalah, maka semua jaringan juga akan terkena dampaknya.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan Bus


Kelebihan/Keuntungan
  • Dalam Topologi Bus, untuk modifikasi jaringan seperti pengembangan atau wokrstation yang bertambah sangat mudah tanpa harus menggangu perangkat atau workstation yang lain
  • Apabila ada sebuah komputer mengalami trouble dalam jaringan, maka jaringan yang lain tidak akan mengalamai efek atau ganguan dan mereka terus bekerja. 
  • Jaringan bus sangat mudah dibuat dan dalam penerapannya juga sangat sederhana.
  • Jaringan bus menggunakan sedikit jumlah kabel (Hemat Kabel maka hemat biaya) serta sangat simpel.
  • Layout kabel sederhana.
  • jika dibandingkan dengan topologi lain, biaya untuk penerapan juga tidak terlalu besar

Kelemahan/Kekurangan
  • Seluruh Jaringan akan Terganggu apabila terjadi trouble pada jaringan pusat.
  • dibutuhkan sambungan jaringan dalam hal penentuan untuk data transfer antar node
  • Jika laju transfer data terlalu tinggi maka jaringan Bus tidak dapat berkerja dengan baik karena data pada stream tidak dapat boleh kelebihan beban
  • Tidak di recomendasikan pada jaringan skala besar
  • Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.
  • Agak sulit dalam memecahkan masalah.
  • laju transfer data sangat di tentukan jumlah komputer atau clinet


Topologi Star (Topologi Jaringan Bintang)

kelebihan dan kekurangan topologi star
Topologi Star

Topologi jaringan bintang adalah topologi yang masih banyak digunakan, disebut topologi star atau bintang karena konsep jaringannya memang berbentuk bintang, dimana setiap kliean terhubung terhada pusat yang sama yaitu switch atau hub. Topologi jaringan star sangat ideal apabila digunakan dalam sebuah perusahan, karena membuat setiap klien dalam pengiriman data harus melewati switch atau hub terlebih dahulu guna pengamanan pengiriman data yang lebih baik.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan Star (Bintang)

Kelebihan/Keuntungan

  • Pengelolaan dan Pemasangan dari jaringan berbetuk bintang ini sangat mudah serta sederhana dari segi Fungsionalitas.
  • Hanya mempengaruhi saluran itu sendiri apabila terjadi trouble pada saluran tersebut dan station
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  • Tingkat keamanan tergolong tinggi.
  • Akses Kontrol terpusat.
  • Sangat mudah dalam memecahkan masalah, karena semua jenis jaringan komputer selalu tergantung pada hub sentral, artinya bahwa setiap masalah dalam pengoperasian jaringan yang dioperasi dapat ditelusuri ke hub pusat.
  • Penambahan atau pengurangan station dapat dikerjakan dengan mudah.
  • jika terjadi pada salah satu node, tidak akan menggangu node lain.
  • Pada Penambahan atau Penggantian Perangkat baru juga tidak akan akan menggangu node lain
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.


Kelemahan/Kekurangan
  • Biaya jaringan lebih mahal dari Ring dan Bus.
  • Sangat bergantung pada fungsi hub pusat.
  • Kebutuhan Kabel masih tergolong banyak jika dibandingkan dengan topologi bus, sehingga akan berpengaruh pada cost.
  • besar kecilnya jaringan tergantung jumlah koneksi untuk Hub
  • Porsi Pengolahan yang tidak seimbang akan mempengaruhi node lain
  • Kinerja HUB atau Swicth mempengaruhi kinerja jaringan
  • Apabila server tidak stabil atau lambat, akan berdampak pada keseluruhan jaringan.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • Jika node atau simpul tengah terjadi trouble atau masalah, akan menyebabkan seluruh rangkaian akan berdampak dan berhenti
  • HUB/SWITCH jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehingga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan akan lambat jika lalu lintas transfer data padat, terutama pada penggunaan Hub.

Topologi Mesh

kelebihan dan kekurangan topologi mesh dalam sebuah jaringan internet
Topologi Mesh

Topologi jaringan mesh adalah salah satu topologi dimana memiliki kemampuan dalam menangani permasalahan untuk ketidak stabilan transfer data dari setiap client, karena setiap klien terhubung kebeberapa klien langsung, dan apabila terhambat pengiriman data karena klien A bermasalah, maka dapat langsung dialihkan melalui klien lain yang memiliki koneksi yang baik. Juga dapat terhubung ke server melalui klien lain apabila klien tersebut memiliki permasalahan dalam terhubung ke server langsung.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan Mesh


Kelebihan/Keuntungan
  • Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti.
  • Memiliki sifat Robust, yaitu seandainya terdapat gangguan pada koneksi sebuah komputer, misal komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara komputer B dan A, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lain.
  • Adanya link khusus yang digunakan untuk menjamin setiap sambungan mampu membawa beban data, sehingga menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika beberapa perangkat berbagi.
  • Dalam melakukan Ekspansi, jaringan lainnya tidak akan tergangu..
  • Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
  • Dapat melakukan transfer data secara bersamaan dari satu node ke beberapa node lain
  • Security dan Privacy pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara 2 (dua) komputer tidak bisa diakses oleh komputer lain.
  • Dalam Penanganan Juga lebih mudah dari pada topologi lain.
  • Saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer, proses identifikasi permasalahan dapat dilakukan dengan mudah.

Kelemahan/Kekurangan
  • Topologi ini membutuhkan Port I/O (Input-Output) dan kabel yang tidak sedikit, penyebabnya adalah jika semakin banyak komputer maka semakin banyak pula port I/O dan kabel links.
  • biasa maintance tinggi, dan  biaya instalasi juga masih tinggi
  • Topologi dengan kebutuhan perangkat keras yang paling banyak
  • Pelaksanaan (konfigurasi dan instalasi) topologi ini tergolong rumit.
  • Penggunaan kabel yang banyak tentu membutuhkan ruang yang banyak juga


Topologi Tree (Topologi Pohon)

perbandingan untuk kelebihan dan kekurangan topologi dalam sebuah jaringan
Topologi Tree

Topologi jaringan tree merupakan sebuah topologi yang terbentuk atar dasar kombinasi antara topologi Bus da topologi Star, karena pada topologi jaringan tree ini terdapat beberapa topologi star dimana sebagai jalur utama jaringannya adalah topologi bus dan di pecah melalui switch atau bus untuk kemudian stiap pecahan tersebut membentuk topologi star

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan Tree

Kelebihan/Keuntungan
  • Topologi tree sendiri sangat baik untuk jaringan skala besar dibandingkan dengan topologi lainnya. dikarenakan bagian topologi tree mudah diatur untuk seluruh jaringan.
  • Semua komputer pada topologi tree memiliki akses segera ke node tetangga dalam jaringan dan juga hub pusat. Jaringan tree memungkinkan beberapa perangkat jaringan dihubungkan dengan hub pusat.
  • Jaringan Point to Point bisa di terapkan pada topologi ini
  • tersedia ruang lebih untuk ekspansi jaringan di waktu mendatang
  • Mempu menutupi kelemahan topologi star dalam hal koneksi hub serta lalulintas jaringan yang terbatas dari induksi jaringan bus.


Kelemahan/Kekurangan

  • Menggunakan banyak kabel.
  • trouble pada jaringan pusat akan mengangu jaringan di bawahnya
  • Sering terjadi tabrakan dan kinerjanya tergolong lambat.
  • Kelemahan besar yaitu karena ketergantungan akan Hub pusat, sehingga apabila terjadi kegagalan utama data cable trunk, menimbulkan jaringan lumpuh total
  • Dengan peningkatan ukuran luar titik, pengelolaan menjadi sulit.



Topologi Hybrid

macam-macam topologi jaringan, dan kelebihan dan kekurangan topologi jaringan Hybrid
Topologi Hybrid

Topologi hybrid merupakan topologi yang terbentuk dari lebih dari 2 topologi yang digabungkan atau di hubungkan menjadi satu topologi. Penggabungan ini tentu memiliki alasan yang berbeda-beda pula, bisa saja karena antara gedung A dan Gedung B dan Gedung C memiliki topologi jaringan sendiri dan harus di hubungkan, dan setelah terjadi penggabungngan, maka terbentuklah topologi jaringan hybrid.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan Hybrid

Kelebihan/Keuntungan
  • Bekerja dengan sempurna meski merupakan kombinasi dari konfigurasi yang berbeda
  • Topologi Hybrid sangat fleksible karena bisa beradaptasi pada ruang liangkup jaringan yang berbeda.
  • Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru.
  • Tidak akan mempengaruhi jaringan lainnya apabila salah satu link dalam jaringan terjadi trouble
  • Topologi Hybrid bisa dikatakan gabungan dari beberapa kelebihan topologi lainnya, sehingga untuk data transfer sangat baik dan stabil.
  • Pengkombinasian terhadap topologi lainnya tidak menganggu topologi yang ada.
  • Mampu mengabaikan kelemahan dari setiap gabungan topologi yang lain, dan mampu mengutamakan peran dari kelebihan setiap topologi yang terkombinasi.

Kelemahan/Kekurangan
  • Pengolahan atau kontrol agak sulit karena gabungan dari topologi yang berbeda
  • Konfigurasi dan Instalasi juga sedikit menjadi masalah karena harus berdaptasi untuk mengkonfigurasi di topologi yang berbeda-beda
  • Biaya Maintance, biaya pengadaan juga masih tergolong mahal


Toplogi Linier

macam-macam topologi jaringan internet dan kelebihan dan kekurangan masing-masing topologi jaringan seperti topologi linier
Topologi Linier

Topologi jaringan linier adalah merupakan topologi Runtut atau biasa disebut dengan Topologi Bus beruntut. Untuk tata letaknya berbentuk umum. Untuk menghubungkan ke tiap komputer harus menggunakan pengubung atau Penyambung-T (Leter T), dimana pada setiap ujung titik tersebut terdapat sebuah penutup jaringan atau terminator.


Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan  Linier

Kelebihan/Keuntungan
  • mudah dikembangkan
  • membutuhkan sedikit kabel
  • tidak butuh kendali pusat
  • tata letak kabel sederhana
  • Pengurangan atau Penambahan terminator (penamat) dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan

Kelemahan/Kekurangan
  • isolasi dan deteksi kesalahan sangat kecil
  • kepadatan lalu lintas cukup tinggi
  • keamanan data yang kurang baik
  • Bila jumlah pemakai bertambah kecepatan akan menurun
  • diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

Topologi Peer to Peer

Kelebihan dan kelemahan Topologi Peer to Peer dan macam topologi jaringan yang sering digunakan
Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer merupakan topologi jaringan yang paling sederhaa, dimana tidak ada siapa server ataupun klien karena semua pihak bisa jadi keduanya, hanya ada komputer yang saling terhubung melalui kabel LAN tanpa ada penghubung seperti lainnya Server. Jadi antara komputer berinteraksi langsung satu sama lain tanpa adanya server.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan  Peer to Peer
 

Kelebihan/Keuntungan
  • Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan komputer server maupun perangkat penghubung jaringan.
  • Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
  • Instalasi jaringan yang cukup mudah.

Kelemahan/Kekurangan
  • Sulit dikembangkan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
  • Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
  • Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer sehingga jika salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada komputer tersebut akan terganggu.
  • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan. karena setiap komputer memiliki sistem scurity yang berbeda-beda.
Demikianlah pembahasan tentang macam-macam topologi jaringan serta kelebihan dan kekurangan masing-masing topologi setiap jaringan, sehingga kamu, saya, dan kita tau dalam membuat topologi yang baik untuk pengembangan sebuah jaringan.





EmoticonEmoticon