Sunday, June 16, 2019

Fungsi Return 1 dan 0 Serta Contoh Penggunaan Return Pada Program C++

Fungsi Return dan Contoh Penggunaan Return Pada C++ -  artikel kali ini akan membahas mengenai sebuah fungsi didalam pemograman bahasa c++ tentunya, yaitu return. Mungkin untuk sekedar menulis program dalam bahasa c++ sederhana, fungsi return sangat jarang digunakan, karena tanpa adanya return pada program c++ juga program tetap berjalan.

Apa Fungsi Return Pada C++?

Ada bermacam bentuk return dalam bahasa pemograman, namun kali ini pembahasannya ialah Fungsi return didalam bahasa c++, jika diartikan bahwa return memliki arti “kembali”. Ini adalah point penting yang menjadi pengertian awal mengenai fungsi return.

Fungsi return adalah untuk mengembalikan, mengembalikan apa???


Seperti yang sudah disampaikan bahwa ada bermacam bentuk return, seperti yang sering dijumpai adalah return 0 dan return 1, ada juga return dengan pengembalin berupa nilai string. 
Sebelum itu, perhatikan program berikut ini

double f(double z)
{
double kembali=pow(z,2.0)+(6*z)+(8);
return kembali;
}

Return biasanya sering dijumpai pada sebuah function, termasuk function utama yaitu int main(), return sendiri berguna untuk mengembalikan nilai kepada function-nya untuk digunakan atau dipanggil dari function lain seperti int main(). 

Perhatikan contoh function diatas ada terdapat sebuah rumus, dimana dalam function tersebut membutuhkan sebuah variable dengan tipe data double untuk dapat menjalankan rumus yang ada didalamnya, dan apabila ini function tersebut dipanggil pada int main, maka didalam int main harus menentukan satu variable sebagai pengisi/syarat rumus akan dijalankan. Dan hasil dari aritmatika tersebut akan dikembalikan ke function oleh “Return” sehingga nilainya akan diambil atau dipanggil ke int main().

Perhatikan kelanjutan programnya.

double f(double z)
{
double kembali=pow(z,2.0)+(6*z)+(8);
return kembali;
}

int main()
{
int b=5;
cout<<f(b);
}


Hasil dari programnya adalah 63

fungsi return dalam c++ dan perbedaan return 0 dan return 1 pada c++
contoh program fungsi return


Didalam c++, ada dua bentuk return, ada return tanpa nilai, dan return dengan nilai. Program diatas adalah return dengan nilai, maksudnya adalah pengembalian yang memiliki nilai (nilai disini bisa berupa angka maupun string).

Contoh Lain Return dengan Pengembalian memiliki nilai

return “fungsi return oleh anakit”;

return(z*5);

return 5;

Namun ada return dengan tanpa nilai, artinya pengembalian dengan tidak memiliki nilai. Tidak semua function harus mengembalikan sebuah nilai, ada kalanya sebuah function dengan pengembalian tanpa nilai.

Contoh 

return; function yang sering tidak memiliki pengembalian nilai ada berupa fuction void

void anakit( string x=”cplus”){
if (x== ”cplus”){
return;
Cout<<Anakit “ <<x;
}

Apa Perbedaan Fungsi Return 0 dan Return 1?

Fungsi return 0 sering sijumpai pada int main utama, nilai 0 adalah nilai pengembalian default return kepada pemanggilnya, karena int main() bertipe integer, maka secara teori fungsi yang dikembalikan juga harus ada dan bertipe integer. 

Arti lain dari 0 dalam fungsi return Exit_Succes, atau menyampaikan kepada pemanggilnya fungsi telah selesai tanpa masalah.

Siapa pemanggil fungsi Return-nya? 


Sebenarnya didalam anda menjalankan program yang anda buat dalam bahasa c sejenisnya, ini akan menyuruh OS memanggil fungsi yang dimiliki oleh OS tersebut, fungsi pertama yang akan dipanggil adalah main() jika dalam c, nah fungsi main ini ketika dijalankan harus mengembalikan nilai integer.

Namun terkadang sering membuat program tanpa membuat return 0, tapi tidak error. Main() biasanya akan mengembalikan secara default berupa nilai integer 0, dengan atau tanpa return 0 yang dibuat pemogramnya, kecuali yang buat program menginginkan nilai yang lain untuk dikembalikan dari main utama.

Untuk main(), jika return yang memiliki status 0 dengan kata lain memberitahu kepada OS bahwa tidak ada masalah, berakhir secara normal. Dan itu berarti jika return berstatus selain 0 mengindikasikan adanya terdapat error.  Return 1 biasanya mengindikasikan terdapat error seperti sintak commandline yang buruk atau file yang hilang.

Jadi disini kita tau bahwa return 0 dan 1 memiliki perbedaan arti, terutama dialam system C, 0 berarti tidak ada masalah dan program berjalan normal, 1 atau menandakan ada kesalahan sederhana, dan semakin besar nilai status return pada main() mengindikasikan semakin besar error yang terjadi.


EmoticonEmoticon