Thursday, September 27, 2018

Pengertian OSI dan 7 Layer OSI dan Penjelasannya (Lengkap)


Open System Interconnection atau disingkat OSI adalah sebuah model arsitektur untuk mendefenisikan komunikasi interkomputer, bentuk dari OSI sendiri berupa kerangka konsptual. OSI dibuat oleh international Organization For Standardization (ISO) pada tahun 1984. Didalam Model OSI terdapat 7 layer dan biasa disebut Layer OSI. Ketujuh layer tersebut memiliki peran dan fungsi masing-masing didalam sebuah pengiriman informasi (data). Berikut dibawah ini adalah gambar dari ketujuh alyer OSI.


Gambar Ketujuh Layer OSI

Ada terdapat 7 Layer, yaitu Physhical Layer, Data Link, Network, Transport, Session, Presentation, Aplication. Seperti yang sudah disampaikan diatas bahwa ketujuh layer OSI pada gambar diatas memiliki perannya masing-masing tanpa antara layer satu dan layer lainnya pada OSI tidak saling mencampuri dan mendahului atau melangkahi salah satu layer atau mengabaikan fungsi atau peran suatu layer. 
Pada Layer OSI ini dikelompokkan 2 bagian, Upper Layer dan Lower Layer. Kedua bagian tersebut dapat anda lihat pada gambar.
Gambar pembagian layer OSI

Upper Layer
Segala sesuatu yang berkaitan dengan user interface, data formatting, dan communication session, atau lebih tepatnya lebih fokus ke aplikasi(software) yang langsung berhubungan dengan User.

Lower Layer 
Berkaitan dengan Network atau jaringan, data flow atau bagaimana sebuah data mengalir dari komputer satu dengan komputer lainnya, atau dari User pengirim ke user penerima.

Berikut dibawah ini penjelasan dari setiap layer OSI, peran atau fungsi juga beserta Contoh dari setiap layer OSI 

Physhical Layer

Pada layer OSI, Physhical Layer merupakan layer terendah atau yang paling bawah dari antara layer lainnya. Physhical layer berperan sebagai penerima sebuah paket dalam bentuk bentuk data digital berupa bit-bit, dan juga berperan untuk mentransmisikan bit (data digital) tersebut  dari pengirim ke penerima (reciver) melalui media atau alat komunikasi Physhical Layer terkadang sebagai penerima dan juga sebagai pengirim paket . 

gambar Layer OSI Physhical

Contoh media komunikasinya ialah Fiber Optik, Tembaga (listrik), Udara (radio), infrared, Coaxial, dan  UTP.

Data Link Layer

Data Link Layer merupakan Layer Kedua yang berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit yang diterima oleh Physhical layer dikelompokkan menjadi sebuha Frame. 

Pada Layer ini terjadi koreksi kesalahan setiap fram yang telah dikelompokkan dari bit-bit. dan sekma pengalamatan perangkat keras (seperti MAC Addres). Data Link terdapat 2 bagian peran yaitu Media Access Control (MAC), dimana bagian inilah yang bertanggung jawab untuk mengendalikan suatu perangkat mendapat akses medium dan izin untuk melakukan transmisi data (paket), Logical Link Control (LLC) dimana bagian ini berfungsi untuk mengontrol kesalahan , juga mengindetifikasi Protocol network layer dan melakukan singcronisasi terhadap frame. Contoh media tempat layer ini bekerja ialah Switch

Network Layer

Network Layer Berfungsi untuk menentukan alamat jaringan dengan menyimpan alamat logis seperti alamat IP untuk menjadi header dari paket-paket dan kemudian menentukan rute (routing) pengiriman paket dari sumber ke tujuan. Network layer juga berfungsi untuk menjaga antrian trafik di jaringan.  Contoh perangkatnya bisa dengan Router atau Switch.

Transport Layer

Lapisan atau Transport Layer memberikan pelayanan secara transparan (efisien dan realible) dalam hal error recovery dan flow control .
  • Error recovery, yaitu pemulihan setelah terjadi kesalahan dalam pengiriman data, misalnya dengan mengirimkan lagi data yang tidak terkirim. 
  • Flow control, yaitu pengendalian arus data. 

Layer  Transport menjamin bahwa data yang diberikannya pada lapisan session yaitu layer diatasnya dalam keadaan utuh, urut dan tanpa duplikasi serta bebas dari kesalahan.  Dengan kata lain Transport layer yang bertanggung jawab untuk mengrimkan data antara dua atau lebih host didalam jaringan. Pada layer Transport juga protocol TCP/IP merupakan contoh yang sering dijumpai  pada layer ini.

Session Layer

Session Layer bertanggung jawab untuk mengendalikan dialog antara node, pada session layerlah terjadi percakapan formal untuk membentuk hubungan dengan tujuan untuk sepakat melakukan pertukaran data. Ada 3 fase dalam Session layer
  1. Pembentukan hubungan, dan penyepakati aturan atau rule komunikasi
  2. Pemindahan data atau proses pertukaran data
  3. Pemutusan hubungan ketika antara node-node sudah tidak lagi perlu berkomunikasi (memutuskan hubungan ketika pertukaran data selesai)

Presentation Layer

Presentation Layer bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan merubah format sehingga dapat dikenali oleh penerima. Kemudian Presentation Layer juga bertanggung jawab untuk mengatur Representasi dari data dan menentukan teknik pengamanan data.

Contoh : Konfersi Format ASCII ke EBCDIC atau sebaliknya, atau ASCII menjadi JPG, GIF, PNG, dll

Application Layer

Application Layer bertanggung jawab untuk membentuk interface antara protocol dengan software (aplikasi), menyediakan fasilitas layanan jaringan kepada aplikasi pengguna. Contohnya HTTP (Hypertext Transfer Protokol),  FTP (File Transfer Protocol), SMTP (Simple Mail Transport Protocol)

Cara Kerja Layer OSI

Jika dilihat dari setiap peran pada lapisan ketujuh layer osi diatas, prosesnya sebenarnya cukup panjang, karena seperti yang diterangkan diawal bahwa pada proses pengiriman sebuah data, tidak boleh ada layer yang di abaikan. Sehingga setiap layer harus melakukan semua tugas-tugasnya baru menyerahkan ke layer seterusnya. 

Contoh yang paling populer dibuat dalam aplikasi Layer OSI ialah pengiriman Pesan melalui E-mail.

Step 1
Menyediakan program aplikasi yang akan digunakan dan interface terhadap protocol seperti SMTP 

Step 2
Komputer mengkonversi sebuah pesan email menjadi karakter alphanumerik yang bisa digunakan untuk sistem internetworking. Inilah yang disebut DATA

Step 3
Kemudian membentuk session proses pengiriman data tersebut hingga selesai proses pengirimannya

Step 4
DATA diubah menjadi segment pada layer transport di sistem internetwork. Fungsi dari layer Transport memastikan kedua host dapat berkomunikasi 

Step 5
DATA kemudian dibentuk menjadi packet atau datagram, yang di dalamnya juga terdapat network header yang berisi source dan destination logical address

Step 6
Tiap device network ini menjadikan paket menjadi frame

Step 7
Frame diubah menjadi bentuk 1 dan 0 untuk transmisi pada media dan mentrasmisikan melalui media jaringan. 

Demikianlah penjelasan lengkap dari OSI Layer, dan fungsi dan cara kerja setiap lapisan Layer OSI. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu. 





EmoticonEmoticon