Thursday, September 13, 2018

Apa Itu IP Address? Kelas IP Addres dan Contohnya

Pengertian IP Address, Fungsi IP Addres, Kelas IP Address dan Cara Setting IP Address - di masa modren ini tentunya alat elektronik seperti PC atau pun Laptop sangat di perlukan di berbagai bidang kerjaan, terutama didalam sebuah instansi-instansi dan sejenisnya, terkadang hampir keseluruhan PC atau Laptop memerlukan yang namanya koneksi internet untuk memaksimalkan fungsinya, sehingga perlu adanya sebuah koneksi internet yang sudah disediakan oleh ISP (Internet Service Provider) sebagai penyedia layanan internet.

Biasanya ketika kita berlangganan dengan ISP tertentu, kita diberikan IP Address sebagai penghubung antara internet server kita ke pihak ISP. Selain itu juga, alat sebagai pembagi koneksi jaringan harus memiliki IP Address atau alamat  dan juga setiap PC atau Laptop juga harus memilikinya apabila apabila ingin saling bertukar informasi  dalam satu jaringan agar ada suatu alamat sebagai tujuannya.

Pengertian IP Address dan Fungsinya

IP Address atau Internet Protocol Address adalah sebuah alamat diberikan kepada suatu perangkat, bisa Laptop atau Komputer.

Sebagai fungsinya tentunya sudah saya singgung di awala artikel, IP Address berfungsi sebagai alamat untuk identifikasi Host atau Client agar paket bisa terkirim antara komputer, antar Laptop dan sebagainya.

Baca Juga : Perbedaan IP Statis dan DHCP (dinamic)

Versi IP Address

Untuk versi IP Address sendiri sampai saat ini ada 2 versi, yaitu Versi 4 ( IPv4) dan  Versi 6 (IPv6). Pada saat ini versi yang paling banyak dan sering digunakan ialah Ipv4, hal ini disebabkan karena Ipv4 sangat mudah di setting dan dalam memberikan angkanya juga tidak rumit seperti Ipv6.

IPv4 memiliki atau terdiri dari 32 bit bilangan biner dan dibagi menjadi 4 kelompok (setiap kelompok terdiri 8 bit), sedangkan IPv6 memiliki 128 bit bilangan biner dan dibagi 8 kelompok (setiap kelompok terdiri 16 bit). Dari sini bisa kita lihat betapa sulitnya untuk mensetting IPv6 karena IP address versi 6 harus menggunakan bilangan Heksa Decimal. Tidak seperti IP versi 4.
\
Dan pada artikel ini tentunya kita Fokus ke IP address versi 4 ( IPv4), karena sudah saya jelaskan diatas sebagai penyebabnya.

Namun di sebagian negara terutama negara maju sudah menggunakan IP Address Versi 6 (IPv6) disebabkan ketersesiaan IPv4 sudah mulai habis karena sudah kebanyakan digunakan sebagai alamat sebuah Website atau sejenisnya.

Bentuk IP Address IPv4

IP Address terdiri atas kombinasi bilangan biner yaitu 1 dan 0 yang dikomfersi ke bentuk desimal, seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa ada empat kelompok dari 32 jumlah biner tersebut. perhatikan contoh berikut ini

Sebagai contoh IPv4 : 192.168.100.1

Sebenarnya merupakan hasil konfersi dari bilangan Biner 11000000.10101000.01100100 .00000001
Jumlah keseluruhan bilangan  biner tersebut ialah 32 dan dibagi menjadi 4 kelompok dan masing-masing 8 bit.

Jadi sebenarnya IP Address yang kita berikan kepada suatu perangkat, sistem mengenalinya  dalam bentuk bilangan biner, namun untuk mempermudah dan menghemat ruang sehingga kita hanya perlu memasukkan bilangan decimal dan sistem akan dengan sendirinya mengenali dan mengkonfersi agar bisa mengenali IP Address yang diberikan.

Network ID dan Host ID

Sebelum kita membahasa  Kelas- kelas dari IP Address  Versi 4, kita perlu mengetahui bahwa didalam IP Address dibagi menjadi 2 bagian yaitu Network ID dan Host ID. Network ID merupakan IP Address yang menunjukkan  ID sebuah jaringan, dan Host ID bagian alamat komputer atau client didalam jaringan tersebut.

Antara client tidak boleh memiliki ID  host yang sama dalam satu jaringan, namun harus memiliki Network ID yang sama agar bisa terhubung atau terkoneksi.

Untuk mengetahui antara Network Id dan Host ID bisa diperhatikan dari subnet mask.

Contohnya IP : 192.168.100.10 dengan subnet mask 255.255.255.0 maka Net ID-nya ialah 192.168.100 sedangkan host ID adalah sisanya.

gambar contoh pemberian IP Address versi 4


Biasanya ID host tidak bisa menggunakan 0 dan 255 karena 0 pada host merupakan IP Network biasanya digunakan ketika melakukan setting router dan 255 pada host Merupakan IP Broadcast. Jadi angka decimal yang bisa digunakan host adala antara 1 sampai 254 saja.

Contoh IP yaang tidak diperbolehkan untuk Host (client)
11000000.10101000.01100100 .00000000 = 192.168.100.0
11000000.10101000.01100100 .11111111 = 192.168.100.255


Kelas IP Address Versi 4 (IPv4)

Pada IP Address veris 4 memiliki 4 kelas yaitu Kelas A, B, C ,D dan seandainya ada yang menggunakan  kelas E hanya digunakan sebagai Experiment sejauh ini, dan belum ada yang menggunakanya atau mengaplikasikan kedalam keseharian.

gambar Kelas-Kelas IP Address 



Kelas A
IP Address pada kelas A biasanya untuk jaringan yang jumlahnya sedikit yaitu hanya memiliki panjang 8 bit untuk Net Id , namun memiliki host yang banyak, sehingga host ID yang disediakan juga banyak, yaitu 3 oktet  (1 oktet=8 bit) atau 24 bit.
  • Range Net ID 1 – 126 berada pada oktet pertama saja, itu berarti bilangan biner untuk Net Id dimulai dengan bit 0nnnnnnn.
  • Jumlah network sebanyak 126.
  • Range IP Address 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx, Net Id 0 dan 127 dicadangkan.
  • Jumlah Host  untuk Kelas A sebanyak 16.777.214


Contoh IP Address Kelas A
Contoh Alamat Subnet : 10.100.1.0
Net ID : 10 ,  Host ID : 100.1.0
IP Address  untuk Host dimulai  : 10.100.1.1

Kelas B
Kelas B digunakan untuk jaringan yang memiliki host tidak terlalu besar (sedang), 2 oktet pertama digunakan untuk Net Id,dan 2 Oktet berikutnya digunakan untuk Host Id.
  • Range Net ID 128 – 191 pada oktet pertama, itu berarti bilangan biner untuk Net Id dimulai dengan bit 10nnnnnn. Range Net Id pada Oktet kedua 0-255.
  • Jumlah network sebanyak 16.384
  • Range IP Address 128.0.xxx.xxx sampai 191.255.xxx.xxx.
  • Jumlah Host  untuk Kelas B sebanyak 65.534

Contoh IP Address Kelas B
Contoh Alamat Subnet : 128.10.1.0
Net ID : 128 ,  Host ID : 10.1.0
IP Address  untuk Host dimulai  : 128.10.1.1

Kelas C
Kelas C biasa digunakan untuk suatu jaringan yang memiliki host hanya sedikit, kelas ini adalah yang paling sering di jumpai karena biaya untuk mendapatkan IP dari ISP paling murah dibandingkan kelas A dan B.
  • Range Net ID 192 – 223 pada oktet pertama, itu berarti bilangan biner untuk Net Id dimulai dengan bit 110nnnnn. Net ID pada oktet keduan dan tiga 0 – 255.
  • Jumlah network sebanyak 2.097.152
  • Range IP Address 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
  • Jumlah Host  untuk Kelas B sebanyak 254


Contoh IP Address Kelas C
Contoh Alamat Subnet : 192.168.1.0
Net ID : 192.168.1 ,  Host ID : 0
IP Address  untuk Host dimulai  : 192.168.1.1

Kelas D
Pada IP Address kelas D digunakan untuk keperluan dalam multicating, dimana pada IP Address kelas D tidak ada Net ID atau Host ID.  Biasa disebut dengan Byte Inisial dan  Bit Multicast.

  • Range Inisial 224 – 247, dengan 4 bit pertama 1110 pada oktet pertama.
  • Bit untuk Multicast tersedia 28 bit.


Kelas E
Kelas C hanya digunakan dalam keperluan Eksperimental, dan kelas ini sejauh ini masih dicadangkan, range yang tersedia untuk kelas C yaitu 248 – 255.


EmoticonEmoticon