Friday, August 31, 2018

Cara Membuat Flipping Vertikal Citra di Matlab

Hello guys, pada pembahasa kali ini yaitu tentang Flipping Vertikal Pada Matlab, atau Flipiing vertikal Objek/Gambar didalam Matlab. Nah sebelumnya saya jelaskan sedikit mengenai Flipping Vertikal itu apa, Flipping Vertikal adalah pencerminan pada sumbu x (cartesian) dari citra A menjadi citra B.

Mungkin bagi anda yang pernah atau sedang mempelajarai mata kuliah Citra Digital tentunya Flipping Vertikal itu sendiri pasti sudah dijelaskan.

Pembahasan kali ini bertujuan untuk berbagi ilmu untuk teman-teman yang kurang paham dalam membuat Flipping Vertikal dari sebuah objek gambar didalam matlab, atau juga mungkin sebagai pelengkap tugas-tugas dan lain sebagainya.

Ok langsung kepokok pembahasan yang guys...

Dibawah ini saya contohkan objek atau gambarnya adalah foto pemain bola M. Salah, belum ada gambar lain soalnya...

Flipping vertikal nantinya akan seperti gambar berikut ini :


Gambar Flip Vertikal

Gambar diatasnya adalah citra asli (gambar asli), dan dibawahnya adalah Citra Flip Vertikal nya. Ini saya tampilkan dengan subplot (2,1, ) biar teman sekalian nampak langsung bentuk Flip Vertikalnya gimana.

Ok dibawah ini adalah source Flipping Vertikalnya:

flip=imread ('salahh.jpg');
subplot(2,1,1);
imshow(flip,[]);
[baris,kolom,layer] = size (flip);
flip=double(flip);
for i = 1:baris
for j = 1:kolom
for k = 1:layer
flipFlipVertikal(i,j,k)=flip(baris-i+1,j,k);
end
end
end
flipFlipVertikal=uint8(flipFlipVertikal);
subplot(2,1,2);
imshow(flipFlipVertikal,[]);

penjelasannya :

untuk  flip=imread ('salahh.jpg'); bagian ini adalah untuk memperkenalkan variable flip dimana isinya adalah gambar yang bernama salahh.jpg.

pada bagian berikut ini

subplot(2,1,1);
imshow(flip,[]);
subplot(2,1,2);
imshow(flipFlipVertikal,[]);

ini yang saya maksudkan kepada teman maksud dari Subplot, yang perlu kita pahami adalah kedua angka diawal yaitu (2,1), artinya adalah 2 bari dan 1 kolom. Coba anda perhatikan gambar yang diatas tadi, itu adalah 2 baris dan 1 kolom. Angka ketiga itu untuk posisi letak objeknya yang kita inginkan, yang normal kita letak di no 1 (berarti diatas) dan yang flipping vertikal kita letakkan di no 2 ( berarti dibwahnya).  Karena 2 baris dan 1 kolom menghasilkan 2 space (ruang untuk objek). jika (3,3,...), berarti 3 baris dan 3 kolom, dan akan menghasilkan 9 space (ada 9 tempat untuk objek) . 

Dan untuk imshow(flip,[]); dan imshow(flipFlipVertikal,[]); harus anda tempatkan sesuai plotnya seperti diatas tersebut (setelah membuat subplot, kemudian dibawahnya apa yang akan anda tampilkan pada subplot tersebut).

Pada bagian berikut adalah untuk melakukan Flipping Vertikalnya.

[baris,kolom,layer] = size (flip);
flip=double(flip);
for i = 1:baris
for j = 1:kolom
for k = 1:layer
flipFlipVertikal(i,j,k)=flip(baris-i+1,j,k);
end
end
end
flipFlipVertikal=uint8(flipFlipVertikal);

Oia, sebenarnya ada cara yang sangat singkat untuk membuat flipping vertikalnya. Kan diatas agak panjang tu, nah ini cukup satu baris saja. 

salah=flip(end:-1:1,:,:);

jadinya  jika kita menggunakan yang simple ini akan seperti berikut ini sourcenya

flip=imread ('salahh.jpg');
subplot(2,1,1);
imshow(flip,[]);
salah=flip(end:-1:1,:,:);
subplot(2,1,2);
imshow(salah,[]);

ini akan menghasilkan sama seperti gambar hasil diatas dan akan menghemat waktu dalam membuatnya.

Saya menyarankan anda untuk bekerja di tab Editor dan tepatnya pada m.filekarena jika melalui comand windows anda perlu mengeksekusi setiap satu baris yang anda ketik. Jika melalui m.file anda memasukkan sourcenya bebeas seberapa banyak, kemudian tinggal RUN secara bersamaan.

Mungkin bagi anda yang awam masih bingung bagaimana memubuka tab editor dan lembar kerja m.file. coba anda artikel Cara menampilkan Tab Editor dan m.file serta cara menggunakanya. 








EmoticonEmoticon