Wednesday, May 2, 2018

Contoh Program C++ Menampilkan Deret Bilangan Segitiga

Pada artikel kali ini saya akan membagikan sebuah contoh program c++ menampilkan deret bilangan segitiga. Untuk menampilkan deret bilangan segitiga ini yang perlu dipahami ialah mengenai perulangannya, karena yang menjadi faktor utama terjadinya deret bilangan berbentuk segitiga yaitu perulangan, so... apakah anda paham mengenai sturktur perulangan? Jika belum agak sulit pastinya untuk memahami script dibawah ini nantinya

Namun jika anda membutuhkan ilmu ini, yaitu menampilkan deret bilangan segitiga untuk membuat tugas yang sangat diburu, silahkan anda lihat langsung pada scriptnya, pahaminya entar aja, yang penting tugas selesai hehe..., jangan begitu, dipahaminya sangat penting

Ok, langsung saja kita ke pokok pembahasa, nah pada artikel ini ada empat jenis deret bilangan segitiga yang saya bagikan, yang mana keempatnya tidak jauh beda, namun memiliki cara kerja sekaligus script yang berbeda.

Yang pertama adalah deret bilangan segitiga siku bawah ( ini saya beri nama asal-asal aja), bentuknya seperti ini :

1
12
1234
12345

Sesuai kah namanya? Hehe.. oia nanti angka tertingginya atau angka terakhirnya ditentukan oleh yang ngejalani guys, diinputkan ketika program dijalankan. Kan kitanya enak tu mau mencoba angka berapa.


 
Gambar dari program menampilkan deret bilangan segitiga siku bawah

Berikut dibawah ini script/coding menampilkan deret bilangan segitiga siku bawah:

#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main()
{
int nilai;
 cout<<"Masukkan Batas Nilai :";cin>>nilai;

 for(int a = 1; a <= nilai; a++)
 {
  for(int b = 1; b <= a; b++)
  {
  cout<<b<<" ";
  }
 cout<<endl;
 }
}


Yang kedua adalah deret bilangan segitiga siku atas ( ini juga saya beri nama asal-asal aja), bentuknya seperti ini :

12345
1234
123
12
1

Ini adalah kebalikan yang pertama, jika pertama menampilkan jumlah deret dari yang terkecil maka yang kedua ini menampilkan dari jumlah deret yang terbesar dulu.

Gambar program Menampilkan Deret Bilangan Segitiga siku atas

Dan berikut ini adalah script codingannya :

#include <iostream>
#include <conio.h>

using namespace std;
int main()
{
int nilai;
 cout<<"Masukkan Batas Nilai :";cin>>nilai;
 cout<<endl;

 for(int a = nilai; a >= 1; a--)
 {
  for(int b = 1; b <= a; b++)
  {
  cout<<b<<" ";
  }
 cout<<endl;
 }
 
}


Bentuk deret bilangan yang ketiga dan keempat adalah gabungan dari keduanya, artinya dari kombinasi kedua bentuk diatas juga akan menghasilkan 2 bentuk deret bilangan segitiga.ok langsung saja

Untuk deret bilangan segitiga yang keempat berbentuk cembung, cembung??? Biar gak bingung seperti dibawah ini bentuknya

1
12
123
1234
12345
1234
123
12
1

Diatas juga bisa disebut deret bilangan segitiga bukan? Lihat dan perhatikan, namun ada variasi yang dimasukkan sehingga saya menamainya segitiga cembung.

Gambar program menampilkan deret bilangan segitiga bentuk cembung

Berikut dibawah ini sourcenya gan..

#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
 int nilai;
 cout<<"Masukkan Batas Nilai :";cin>>nilai;
    for(int a=1; a<=(nilai*2)-1; a++)
    {
     if (a <= nilai){
     for(int b = 1; b <= a; b++)
            cout<<b;
        }else{
        for(int c = 1; c <=nilai*2-a; c++)
            cout<<c;
     }
        cout<<endl;
    }


Kalau begitu ada cembung maka ada cekungnya donk???... yap yang deret bilangan segitiga yang keempat adalah yang cekungnya.

Gambar program menampilkan deret bilangan segitiga bentuk cekung

Berikut dibawah ini sourcenya atau scriptnya untuk deret bilangan segitiga berbentuk cekung

#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{

 int nilai;
 cout<<"Masukkan Batas Nilai :";cin>>nilai;
 
    for(int a=(nilai*2)-1; a>=1; a--)
    {
     if (a > nilai ){
     for(int b = 1; b <=a-nilai+1; b++)
            cout<<b;
        }else{
        for(int c = 1; c <=nilai+1-a; c++)
            cout<<c;
     }
        cout<<endl;
    }
}


Sebagai tambahan, jika ada perulangan didalam perulangan, maka yang terlebih dahulu akan dieksekusi adalah perulangan yang didalamnya. Nah keempat contoh program diatas terdapat for didalam for, maka for yang didalam yg akan dieksekusi terlebih dahulu. Namun yang dibaca terlebih dahulu sistem tetap yang diluar, karena perulangan yang didalam memiliki ketergantungan terhadap perulangan yang diluar, sedangkan perulangan yang diluar tidak mau tau mengenai perulangan yang didalamnya.

Perlu saya ingatkan juga bahwa keempat contoh program diatas sudah memiliki input untuk membebaskan kita memberikan jumlah yg diinginkan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian,, terima kasih.


EmoticonEmoticon