Tuesday, April 10, 2018

Cara membuat penomoran halaman skripsi yang benar

Jika anda yang sudah menempuh pendidikan tingkat atas pasti yang namanya pembuatan makalah, laporan, skripsi, tesis, desertasi atau lain sebagainya sudah tidak asing lagi, karena itu adalah hal mutlak yang harus di hadapai didalam dunia pendidikan. 

Tentu untuk pembuatan sejenis skripsi memiliki tantangan tersediri, karena selain banyak peraturan penulisan, tentu banyak sekali perubahan-peruabahan selama melakukan bimbingan skripsi, salah satunya yang sering terjadi mengenai penomoran halaman yang tidak semua halaman posisi penomorannya sama.

Tutoria ini mengenai pembuatan halaman didalam skripsi, dimana didalam skripsi ada Cover, lembar pengesahan Penguji dan Pembimbing, Pernyataan Keaslian Tulisan, Abstrak, Daftar isi, dan Bab-bab. Cover, Lembar pengesahan dan pernyataan keaslian biasanya tidak memiliki nomor halaman, serta posisi nomor halaman Bab dan sub bab juga berbeda, jika Bab nomor halamannya berada ditengah, sedangkan sub bab dan lainnya berada di pojok kanan bawah atau pojok kanan atas, tergantung kesepakatan atau aturan dari kampusnya.

Sebelum membuat penomoran halaman hal yang wajib anda perhatikan adalah pastikan semua halaman sudah jadi dan tinggal membuat penomoran halaman, namun jika belum selesai juga tidak masalah, hanya saja anda harus fokus nantinya pada saat penulisan kembali. 
Perhatikan dan pahami langkah-langkah berikut ini;
  1. pada tab insert, lalu klik menu page number dan pilih menu format page numbers, ubah number format menjadi huruf romawi (i,ii,iii).
  2.  Kemudian klik lagi menu page number, pilih menu buttom of page, dan klin pilihan “Plain Number 3”. Maka semua nomor halaman akan romawi termasuk cover.
  3. Untuk menghilangkan nomor halaman pada cover, lembar pengesahan dan lembar pernyataan, double klik pada nomor halaman satu persatu sehingga muncul seperti dibawah ini.


Setelah muncul tab design, centang “different first page” (seperti yang dilingkari garis merah), kemudian klik close header. Kemudian klik dihalaman cover, pilih tab “page layout”, klik menu breaks, dan pilih “Next Page”, baru bisa halaman berikutnya dihilangkan nomor halamannya, Begitu untuk setiap halaman yang tidak perlu dinomori halamannya, lakukan “breaks” terlebih dahulu untuk halaman yang sudah dihilangkan nomor halamannya. Jika ada muncul halaman-halaman kosong, tinggal di hapus saja.

4. Setelah itu, pastinya halaman Abstrak (halaman yang perlu dinomori) secara otomatis dimulai angka romawi “IV” atau “V” (tergantung jumlah halaman awal yang tidak diberi halaman). Pastikan halaman sebelumnya sudah di “breaks”. Kemudian double klik nomor halaman “IV” atau “V” tadi, akan muncul tab design seperti langkah c, dan didalam tab design bagian kiri pilih menu page number, dan pilih “format page number”, number format tetap (i,ii,iii), isi “start at” dengan “i” (tanpa tanda kutip), klik ok. Kemudian jika halaman nomor halaman ke- i tidak terlihat, hapus centang dari “different first page”.

5. Untuk penomoran halaman mulai dari Bab satu dan seterusnya kita gunakan Angka biasa dimulai dari “1”. Sebelumnya halaman terakhir dengan penomoran angka romawi dilakukan “Breaks” seperti yang sebelum-sebelumnya. Klik dihalaman Bab satu, double klik pada nomor halaman, ubah format pagenya dari (i,ii,ii) menjadi (1,2,3) dan isi Start at-nya angka 1 (satu).



Klik ok. Maka mulai halaman Bab satu sampai akhir halaman dinomori dengan angka biasa. 

6. Setelah itu halaman pada Bab nomor halamannya harus terletak dibagian tengah, double klik nomor halaman Bab satu, centang “different first page”, maka akan hilang nomor halamnnya, kemudan klik menu page number, bottom of page, plain number 2 (penomoran bagian tengah). Maka akan muncul kembali nomor halamnnya dengan posisi berada pada bagian tengah. 

7. Untuk Bab kedua, lakukan “breaks” (seperti biasa) pada halaman sebelum Bab dua(bab 1 akhir). Lakukan hal yang sama pada bab dua seperti langkah ke-6, jika penomorannya berubah menjadi satu, tinggal merubah “Start at”-nya menjadi halaman yang seharusnya. 
Begitu seterusnya untuk bab ketiga dan selanjutnya, lakukan breaks secara tepat 


Gimana sobat? Anda akan lebih paham jika langsung mempraktikkanya. Terima kasih


EmoticonEmoticon